Ponorogo,Kabarmow.com, - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Ponorogo.Dua atlet binaan Pertina Ponorogo yang memperkuat kontingen Jawa Timur berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Menko Infrastruktur 2026.

Kedua atlet tersebut adalah Bima Sakti Arya Wicaksana Aguty dan Happy Lailatul Nikmah, yang sukses menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan ketat petinju dari berbagai daerah di Indonesia.Yang digelar pada 19 - 25 Oktober 2026 di Pluit Village Mall Jakarta.

Bima Sakti Arya Wicaksana Aguty, atlet kelahiran Ponorogo, 10 April 2010, berhasil mengamankan medali perunggu pada Kategori Amatir Junior Putra kelas 60 kilogram. Atlet berusia 16 tahun dengan tinggi badan 167 cm dan berat badan 60 kg itu tampil gigih sepanjang pertandingan dan mampu membawa nama Jawa Timur serta Ponorogo bersaing di tingkat nasional.

Sementara itu, Happy Lailatul Nikmah, yang lahir di Ponorogo pada 8 Mei 2009, juga mempersembahkan medali perunggu pada Kategori Amatir Junior Putri kelas 51 kilogram. Atlet berusia 17 tahun dengan tinggi badan 160 cm dan berat badan 51 kg tersebut menunjukkan semangat juang tinggi hingga berhasil menembus babak semifinal dan mengamankan posisi ketiga.

Dijelaskan Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kabupaten Ponorogo Gibran Cahyaning Pangeran bahwa keberhasilan kedua atlet ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan Pertina Ponorogo terus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di level nasional. 

" Raihan dua medali perunggu tersebut sekaligus menambah kebanggaan masyarakat Ponorogo dan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah", ungkap Gibran.

Pengurus dan pelatih Pertina Ponorogo berharap prestasi yang diraih Bima dan Happy dapat menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir agar pembinaan olahraga tinju di Ponorogo semakin berkembang dan mampu mencetak atlet berprestasi di masa mendatang.(Nov)